Saturday, January 9, 2016

Melahirkan dengan VBAC (Vaginal Birth After Caesarian)

Seperti yang pernah gw cerita. Persalinan pertama gw adalah dengan proses operasi atau caesar. Sehingga ketika gw mau mencoba persalinan normal di kehamilan ke 2 ini maka proses nya dinamakan Vaginal Birth After Caesarian (VBAC). Setiap gw bilang mau coba buat lahiran normal pasti banyak yang bilang "yah sayang uda robek atas masa bawah mesti robek juga" lol. Tapi gw cuma mikir selama engga ada indikasi dari dokter kalo gw harus caesar, why should i take that way. Lagipula siapa bilang repeat caesarian lebih enak? Resiko nya pun lebih besar dibanding VBAC loh. Waktu bilang mau VBAC, syarat utama yang dr Yudianto minta cuma jarak dari kelahiran pertama minimal adalah 18 bulan. Lalu persalinan harus dilakukan setelah gw kontraksi alami (ga boleh induksi). Selebih nya sih kalo yang gw baca-baca :

Syarat untuk melakukan Vaginal Birth After Cesarean (VBAC) adalah (diambil dari ayahbunda.co.id) : 
  1. Jarak persalinan normal dengan persalinan caesar sebelumnya idealnya 18-24 bulan. Ada pula yang mengatakan setelah 18 atau 24 bulan baru hamil lagi untuk lebih amannya.Tergantung bagaimana riwayat kehamilan dan Caesar sebelumnya.
  2. Baru mengalami satu kali operasi caesar dan tidak ada riwayat perlukaan rahim lainnya seperti operasi mioma uteri atau tumor jinak otot rahim, dan riwayat ruptura uteri
  3. Caesar pertama bukan karena indikasi yang akan menetap/berulang, seperti panggul sempit dan riwayat operasi pengangkatan mioma uteri. Misalnya jika riwayat caesar sebelumnya karena posisi anak sungsang, gawat janin atau plasenta previa (ari-ari di bawah) dan hal ini tidak berulang, maka kelahiran normal bisa dilakukan.
  4. Jenis jahitan pada operasi caesar sebelumnya bukan model klasik atau longitudinal incision atau jahitan vertikal, tapi insisi transversa rendah (low transverse incision)
  5. Panggul tidak semit 
  6. Tebal rahim berada dalam batas aman –memiliki 0% risiko terjadinya ruptur uteri-, yaitu 4,5 mm. Meski, ketebalan rahim ini masih menjadi perdebatan, sebab ada penelitian lain yang menyatakan ketebalan di atas 2,5 mm cukup aman, ada pula yang menyatakan di atas 3,5 mm. 
  7. Tidak terjadi komplikasi pada kehamilan.
  8. Persalinan timbul terjadi dengan spontan, yaitu kontraksi dan pembukaan serviks terjadi secara spontan.
Nah karena gw udah pernah mengalami kedua jenis proses persalinan itu. Maka gw mau kasih tips buat ibu-ibu yang pengen mencoba VBAC.  
  1. Yakin. Yups ini yang paling utama sih. Selama tidak ada komplikasi kehamilan kita harus yakin kalau VBAC bisa dilakukan. Takut jahitan operasi sebelum nya terbuka? tenang. walaupun ada tapi kemungkinan nya hanya 0,1% kok. Tips nya ga usah dipikirin! Pas ngeden pun gw ngeden sekuat tenaga tanpa mikirin soal jahitan.
  2. Support. Dari dokter kandungan paling utama. Cari dokter kandungan yang yakin dan optimist VBAC bisa dilakukan. Selain itu support dari keluarga (terutama suami) juga penting biar semangat kita semakin timbul.
  3. Afirmasi. Ini menurut gw ampuh banget. Dan yang selalu gw tanamkan di pikiran adalah Badai Pasti Berlalu. Hihi inti nya se sakit apapun kontraksi yang kita alamin, percayalah kalau itu semua ada akhirnya. Pas bukaan 8 itu gw udah ga ngerti lagi gimana ngilu nya setiap kontraksi dateng tapi setiap istighfar selalu yang gw omongin dalem hati "Tenang chaaa..ntar lagi juga lewaattt sakit nya" 
Lalu enakan mana caesar atau VBAC? Ga ada yang enak!! Haha percayalah mau bagaimanapun proses nya setiap melahirkan itu ga ada yang ga sakit. Lahiran normal mah sakit nya pas sebelum lahiran aja, setelah nya engga? siapa bilaaanggg..nyeri jahitan gw baru reda an setelah seminggu lebih kok. Berdiri lama-lama aja masih nyut-nyut an. Tidur pun masih ga enak. Proses recovery caesar lebih lama? Tergantung daya tahan tubuh masing-masing orang kok. Dulu pas abis caesar dan pulang ke rumah gw langsung tidur di kamar gw di lantai 2. Naik turun tangga bisa-bisa aja.

Inti nya mau caesar atau normal, setiap melahirkan itu adalah pengalaman berharga yang menjadikan seorang wanita itu ibu. Jadi ga ada lah ya kalimat "Kalo belum lahiran normal belum ngerasain jadi ibu" hahaha sakit nya sama aja boooo.

ps : cerita kelahiran di posting an selanjut nya ya

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails